Pencalonan Garjito Dimainkan

Lambang-Ngawi

NGAWI-Pinangan PPP untuk mencalonkan Garjito dalam pemilihan bupati(pilbup)2010 mendatang gagal sudah. Salah satu kandidat yang sebelumnya sempat dikabarkan akan berduet dengan calon bupati(cabup)yang diusung Golkar,Yayuk Sri Rahayu Ningsih itu menarik diri dari gelanggang perebutan kursi AE-1 Ngawi.Alasannya,cukup krusial.Ada tekanan dari interen pemkab guna menjegal pencalonan Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) tersebut.”Sebenarnya kami sudah berencana mengusung pak Gardjito.Namun,beliau keburu menarik dukungan kami,”terang Ketua DPC PPP Ngawi Makrus Yassin kepada koran.

Kata Makrus,pejabat yang sebentar lagi akan memasuki masa pensiun itu tidak betah adanya tekanan yang mengarah ke dirinya.Apalagi,mencatut salah satu pejabat tinggi lingkup pemkab.Yang kabarnya,guna memuluskan pasangan dari kubu birokrasi.Mengingat, seandainya Gardjito tetap mencalonkan diri,bukan tidak mungkin suara di tubuh eksekutif akan terbelah.”Kami tidak mau menyebut siapa yang telah menekannya,namun masyarakat sudah pandai menebak siapa dibalik itu semua,”ungkapnya.

Dengan penarikan diri Gardjito dari pinangan PPP, praktis partai Islam itu harus memutar otak lagi. Mengambil kebijakan siapa cabup dan cawabup yang bakal diusungknya dalam pesta rakyat 2010 nanti.Apakah akan menggandeng cabup dan cawabup yang kian menjamur itu atau malah menampilkan kandidat baru yang masih dalam tahap penggodokan.”Sudah ada beberapa yang siap untuk kami calonkan.Hanya saja,masih menunggu kesepakatan kedua belah pihak,”katanya.

Sementara,statmen berlawanan malah diungkapkan Gardjito.Saat ditemui koran ini,diruang dinasnya kemarin(5/11),dia tetap akan melaju dalam perebutan kursi AE-1 Ngawi mendatang.Kendaraan yang dipakai untuk memuluskan pencalonannya partai-partai berbasis Islam.Sebut saja,PPP,PKS dan PKB.Dengan tiga kekuatan partai poros tengah itu sudah mampu menandingi pasangan yang diusung PDI Perjuangan Kanang-Oni Anwar. ”Saya sudah siap maju,tinggal menunggu waktu saja guna mendeklarasikan diri.Yang pasti kami masih berkoordinasi dengan baik dengan partai yang bakal mengusung pencalonan saya,”tegas Gardjito.
Dia membantah bila ada intervensi yang mengarah ke personal dirinya.Hubungan dirinya dengan orang nomor satu dan dua di lingkup pemkab masih terjalin harmonis.”Sama sekali tidak ada tekanan.Wajar para elit politik menyangka hal-hal semacam itu.Yang pasti hubungan kami masih kondusif,”pungkasnya.

Posted by on Nov 8th, 2009 and filed under Seputar Ngawi. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. You can leave a response by filling following comment form or trackback to this entry from your site

Leave a Reply